Sejarah | SEKOLAH RUJUKAN NASIONAL VERSI KEMDIKBUD

Sejarah SEKOLAH RUJUKAN NASIONAL VERSI KEMDIKBUD
Sejarah SEKOLAH RUJUKAN NASIONAL VERSI KEMDIKBUD
SD Muhammadiyah Sapen berdiri pada tahun 1 Agustus 1967. Tidak seperti sekolah-sekolah swasta sekarang yang didirikan dengan modal besar oleh pemilik atau yayasannya, SD Muhammadiyah Sapen didirikan dengan modal niat, semangat, dan keihlasan oleh para pendirinya. Diantara para tokoh yang memprakarsai berdirinya SD Muhammadiyah Sapen adalah H. Sutrisno, Drs. Marsum, M.M., Sumarno, Djazari Hisyam, S.H., Drs. Kirmadji, dan tokoh sekitar kampung Sapen yang peduli dengan pendidikan.

Proses berdirinya SD Muhammadiyah Sapen sempat ditanggapi pesimis oleh warga sekitar. Perasaan pesimis itu muncul karena saat itu sama sekali tidak ada dana untuk membangun gedung dan biaya operasional sekolah sehingga SD Muhammadiyah Sapen hanya menempati mushalla berukuran 3 X 4 M kemudian berpindah ke sebuah balai RK yang sebenarnya tidak layak untuk dijadikan tempat belajar. Ruangannya berukuran 6 X 6 M. Semua dindingnya terbuat dari gedhek yang sudah rapuh, berlubang, dan penuh tiang penyangga agar tidak roboh. Genap sudah status SD Muhammadiyah Sapen saat itu sebagai sekolah terjelek di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Melihat kondisi semacam itu Sumarno, salah seorang pemrakarsa berdirinya SD Muhammadiyah Sapen, merasa terpanggil untuk mewakafkan tanahnya seluas 1000 m. Pembangunan gedung pun dimulai pada tahun 1971 dengan terbentuknya panitia pembangunan yang diketuai oleh Prof. Dr. H.A. Mukti Ali, MA. Pembangunan ini berlanjut dengan adanya bantuan dari Prof.Dr. Amin Rais berupa tanah seluas 400 m2. kemudian disusul sumbangan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu yaitu Prof Dr. Wardiman Joyonegoro sehingga terwujudlah bangunan gedung lama. Pada tahun 2000 SD Muhammadiyah Sapen berhasil membebaskan tanah seluas 1800 m2 dan dibangun gedung hingga berwujud seperti sekarang ini.

Bersamaan dengan proses pembangunan tersebut SD Muhammadiyah Sapen mulai berbenah. Setapak demi setapak mencoba memperbaiki diri dan mencari kiat-kiat untuk menjadi sekolah yang berkualitas. "Pelan tapi pasti", mimpi dan keyakinan itu terbukti. Seiring dengan prestasi yang diraih, SD Muhammadiyah Sapen mulai mendapat kepercayaan dari masyarakat. Mulai tahun ajaran 1991/ 1992 SD Muhammadiyah Sapen selalu meraih nilai rata-rata NEM tertinggi se propinsi DIY, bahkan tingkat nasional. Prestasi non-akademis pun demikian, berbagai tropi kejuaraan tingkat nasional, bahkan internasional diraih.

SD Muhammadiyah Sapen mulai dikenal, tidak hanya di wilayah Yogyakarta, tetapi juga membahana ke seantero Indonesia. Dari siswa yang dahulu hanya berjumlah 5 orang kini seiring dengan peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat jumlah seluruh siswa telah mencapai 2400 siswa.
 
 
Berita Lainnya
 
Thursday, 10 August, 2017
Naura Siap Guncang Publik Jogja lewat Sapen Vaganza
Publik Jogja akan diguncang dengan ajang spektakuler Sapen Vaganza. Penyanyi cilik yang tengah naik daun, \"Naura\", akan berkolaborasi dengan teman-teman…
Tuesday, 30 July, 2019
Sapen Borong Sembilan Medali Olimpiade Singapore and Asian School Math Olympiad (SASMO) 2019
Tim olimpiade Matematika SD Muhammadiyah Sapen kembali mengumpulkan pundi-pundi prestasinya. Prrstasi teranyar diraih tim olumpiade Matematika SD Muhammadihah Sapen dalam…
Monday, 13 March, 2017
Lebarkan Sayap Syiar, Sapen Audiensi ke Kedaulatan Rakyat
Jumat 10/3, delegasi Sapen yang dikomandani Agung Rahmanto mengadakan audiensi dengan jajaran pengurus Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat.Audiensi ini dimaksudkan…
Wednesday, 05 September, 2018
SD Muhammadiyah Sapen Meloloskan Sejumlah Siswanya ke Tingkat Nasional Setelah Menjuarai Kejuaraan Siswa Berprestasi Tingkat DIY-Jateng
Kejuaraan Siswa Berprestasi 2018SD Muhammadiyah Sapen berhasil meloloskan sejumlah siswanya maju ke tingkat nasional setelah mendapatkan gold medal dalam Kejuaraan…
 
 
SAPEN RADIO




SAPEN RADIO MENGEDUKASI TIADA HENTI


 
Agenda Terbaru
 
 
Polling
Menurut Anda apakah website ini mempunyai informasi yang lengkap?
Hasil Polling
Tidak Tahu
135
Kurang
203
Cukup
144
Bagus
201
Sempurna
1758
 
 
Studi Banding
 
 
Tautan

Jumlah Pengunjung:
16.634.298